<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anomali.net &#187; Daily Life</title>
	<atom:link href="http://anomali.net/tag/daily-life/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anomali.net</link>
	<description>Be Different, Be Anomali.</description>
	<lastBuildDate>Sat, 27 Mar 2010 00:24:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>I Hate To Say I Always Love U</title>
		<link>http://anomali.net/2008/10/26/i-hate-to-say-i-always-love-u/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/10/26/i-hate-to-say-i-always-love-u/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 10:51:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilamona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=1069</guid>
		<description><![CDATA[There is no excerpt because this is a protected post.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>This is a special post. To view it please enter your pets name below:</p><form action="http://anomali.net/wp-pass.php" method="post">
	<p ><label for="pwbox-1069">Password:Â <input name="post_password" id="pwbox-1069" type="password" size="20" /></label> <input type="submit" name="Submit" value="Submit" /></p>
	</form>
	]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/10/26/i-hate-to-say-i-always-love-u/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lirih…</title>
		<link>http://anomali.net/2008/10/18/lirih/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/10/18/lirih/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Oct 2008 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dixcy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=1038</guid>
		<description><![CDATA[Lirih&#8230; Sekilas memang mirip dengan lagu yang menjadi hits terakhir Chrisye&#8230; Entah mengapa baru kali ini lagu tersebut kudengar dengan seksama&#8230; Hal yang dalam kehidupan nyata memang terjadi Terkadang saat kita kehilangan sesuatu yang berharga kta kana sanagat menghargai dan mulai mengerti bahwa hal itulah yang menghidupkan jalan kita Kehilangan bisa dikonotasikan dengan berbagai hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lirih&#8230;</p>
<p>Sekilas memang mirip dengan lagu yang menjadi hits terakhir Chrisye&#8230;<span id="more-1038"></span></p>
<p>Entah mengapa baru kali ini lagu tersebut kudengar dengan seksama&#8230;</p>
<p>Hal yang dalam kehidupan nyata memang terjadi</p>
<p>Terkadang saat kita kehilangan sesuatu yang berharga kta kana sanagat menghargai dan mulai mengerti bahwa hal itulah yang menghidupkan jalan kita</p>
<p>Kehilangan bisa dikonotasikan dengan berbagai hal dan logika&#8230;</p>
<p>Tergantung dengan kondisi yang terjadi sih&#8230;</p>
<p>Nyatanya pula saat kita mulai kehilangan dan tak bisa menahan ketegaran yang terlalu dalam kita akan dibangkitkan kembali naluri alamiah kita&#8230;</p>
<p>Menangis&#8230;</p>
<p>Kita menangis karena kita kehilangan segala hal yang sudah dimiliki dengan indah&#8230; Dan tak sanggup melepaskan bahwa kenangan itu ada dan terus hidup&#8230;</p>
<p>Lirih&#8230;</p>
<p>Berat mengungkapkannya dengan kata</p>
<p>Terkadang kita bingung kemana kita akan pergi saat derita itu tak tertahankan&#8230;</p>
<p>Kita sangat menginginkannya bukan? Kehidupan yang dulu pernah kita miliki sebelumnya</p>
<p>Kilas balik tentang hidupku&#8230;</p>
<p>Aku merasa memiliki dengan pasti&#8230; Hingga tak pernah sadari bahwa aku memang memiliki dengan hati</p>
<p>Hingga aku persiapkan dengan baik segala sesuatunya&#8230;</p>
<p>Perjalanan panjang hidup terjadi dihidupku</p>
<p>Berliku dunia kutelusuri dengan naifku yang terlalu manis dikemas dalam bahasa penuh dosa</p>
<p>Hingga saat semua mendadak hilang&#8230; Saat semua yang kumiliki dengan hati beruntun melepaskan</p>
<p>Aku masih punya waktu banyak&#8230; Tapi waktu yang diberikan padaku terlalu sedikit&#8230;</p>
<p>Takdirku adalah kesempatan balas budi dan perlakuan terindah&#8230;</p>
<p>Nuraniku tergeletak begitu saja berongok sampah kebusukan yang kupendam&#8230;</p>
<p>Semakin kuratapi semakin aku sadar&#8230; Tak pernah ada waktu disana&#8230;</p>
<p>Takdir yang berbicara&#8230;</p>
<p>Tak ada tangis&#8230;</p>
<p>Namun beberapa orang yang bernasib sama tentunya akan kehilangan kenangan itu&#8230;</p>
<p>Dengan tangis mendalam dengan isak kehilangan dan ratapan penyesalan&#8230;</p>
<p>Sadarlah&#8230;</p>
<p>Lepaskan kepedihan itu&#8230;</p>
<p>Ada yang mendadak bisa bangkit dan mulai menapak slangkah demi selangkah untuk tau bahwa dia hidup lebih baik&#8230;</p>
<p>Tak ada guna bila kita hanya diam saja&#8230;</p>
<p>Just let it go bro&#8230;<br />
Find peace&#8230;<br />
Thanks&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/10/18/lirih/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
<enclosure url="http://www.fileden.com/files/2007/5/11/1068591/Chrisye%20-%20Lirih.mp3" length="3615015" type="audio/mpeg" />
		</item>
		<item>
		<title>Berkeluh kesah</title>
		<link>http://anomali.net/2008/10/17/berkeluh-kesah/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/10/17/berkeluh-kesah/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Oct 2008 23:01:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dixcy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=1035</guid>
		<description><![CDATA[Pagi hari aku dibangunkan suara telpon yang mengganggu telingaku, malam tadi aku baru saja tertidur jam 4 pagi, karena membantu saudaraku yang ‘komputernya&#8217; mengalami hang, karena keadaan dalam separuh sadar maka tanganku mulai meraba2 disekitarku, mencari sumber suara yang mengganggu jam menunjukkan jam 09.00 pagi, dan akhirnya aku menemukan hp ku itu dan mulai memandang dengan jelas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi hari aku dibangunkan suara telpon yang mengganggu telingaku, malam tadi aku baru saja tertidur jam 4 pagi<span id="more-1035"></span>, karena membantu saudaraku yang ‘komputernya&#8217; mengalami hang, karena keadaan dalam separuh sadar maka tanganku mulai meraba2 disekitarku, mencari sumber suara yang mengganggu jam menunjukkan jam 09.00 pagi, dan akhirnya aku menemukan hp ku itu dan mulai memandang dengan jelas nama yang tertera&#8230; Astaga!!!! XXX&#8230;!!!</p>
<p>Jujur, untuk dia aku akan seketika menjawabnya, walaupun aku sudah kehilangan dia dan masih ada rasa sayang tertinggal didalamnya. Seketika aku menjawabnya, dengan keadaan yang masih &#8216;separuh&#8217; nyawa aku berusaha menjawabnya, mendengarkan suara indahnya yang walaupun sudah lama masih terdengar familiar ditelingaku.</p>
<p>Bercerita tentang hidupnya yang terasa bagai neraka dengan berbagai macam permasalahnnya, pastilah yang membaca akan bertanya memangnya kenapa? Intinya dia terjebak di zaman Siti Nurbaya yang dipaksakan kezaman modern yang tingkat komunikasinya mudah&#8230; Lama aku berbicara dengannnya&#8230; Sungguh&#8230; Jaringan wireless membuat seseorang yang jauh terasa dekat&#8230; Namun sial!!! Posisi yang mengantuk membuat konsentrasiku menurun&#8230; Dan hanya menjawab dengan kata2 yang menurutku terdengar basi!</p>
<p>Entahlah&#8230;</p>
<p>Kata-kataku membuatnya tersinggung dan seketika itu pula menutup telpon. Sadar akan kesalahanku segera aku telpon kembali, yang kudapat hanya reject telpon. Segera setelahnya kuterima pesan singkat yang isinya &#8220;Maaf slma nie dah mrepotkn!Maaf jg lo slma nie km mrsa ky gt..,!!Gk ad niat sbnrny bkn ky gt&#8230;Krn mang skrg nie gk ad kbhgian yg ak dpt&#8230;Skrg nie cm mslh n mslh yg ad&#8230;cman it yg bs ak ceritakn k km n cm km tmpt bkeluh kesah ku&#8230;Maaf&#8221;.</p>
<p>Jujur, bukan kata-kata ini yang kuharapkan&#8230;</p>
<p>Kau mendadak hilang dalam hidupku&#8230;</p>
<p>Kau mendadak pergi&#8230;</p>
<p>Sungguh aku tak pernah berharap hidupku bagai sinetron&#8230;</p>
<p>Tapi aku masih tegar menghadapi pengakuanmu dulu&#8230;</p>
<p>Aku masih menjadi pendengarmu yang baik&#8230;</p>
<p>Aku masih memandangmu dengan tulus&#8230;</p>
<p>Aku tak pernah jadikan dirimu musuhku&#8230;</p>
<p>Aku masih tempat berkeluh kesahmu&#8230;</p>
<p>Aku tak berniat merusak rencana yang kuasa terhadapmu&#8230;</p>
<p>Aku sudah pasrah dan ikhlas&#8230;</p>
<p>Maaf apabila aku salah&#8230;</p>
<p>Maaf apabila aku tak bisa menjadi pendengar yang baik&#8230;</p>
<p>Paling tidak akulah pendengar setiamu&#8230;</p>
<p>Teruslah tersenyum, teruslah tertawa&#8230;</p>
<p>Kau tak tau sakitku&#8230; Aku masih tersenyum&#8230; Maaf&#8230;</p>
<p>Aku tak bermaksud begitu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/10/17/berkeluh-kesah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 Facts About Who? About Me?!</title>
		<link>http://anomali.net/2008/09/26/10-facts-about-who-about-me/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/09/26/10-facts-about-who-about-me/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 12:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilamona</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=594</guid>
		<description><![CDATA[Lama tidak ngepost, post ini pun lahir gara-gara ada seorang bloger yang keliatannya sangat-sangat merindukan post dari gue. Waagghhhh. *sambil muntah-muntah mengeluarkan seluruh isi perut*. Bukan apa-apa post ini terbit karna masih mengharapkan &#8216;janji&#8217; post dari bloger yang disebutkan diatas yang sampe saat ini belum disetorkan. Apa saja yang telah terjadi dan apa saja yang sepatutnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Lama tidak ngepost, post ini pun lahir gara-gara ada <a href="http://katasandi.com" target="_blank">seorang bloger</a> yang keliatannya sangat-sangat merindukan post dari gue. Waagghhhh. *sambil muntah-muntah mengeluarkan seluruh isi perut*.<span id="more-993"></span> Bukan apa-apa post ini terbit karna masih mengharapkan &#8216;janji&#8217; post dari <a href="http://katasandi.com" target="_blank">bloger yang disebutkan diatas</a> yang sampe saat ini belum disetorkan.</p>
<p>Apa saja yang telah terjadi dan apa saja yang sepatutnya kamu tentang gue:</p>
<ol>
<li>Gue orangnya moody, semuanya sangat bergantung dengan orang-orang terdekat atau yang sedang berinteraksi dengan gue. Jika gue berbicara sampe berbusa-busa <span style="text-decoration: line-through;">ato sambil joged-joged</span> itu menandakan gue sedang good mood. Nah, apabila ditanya jawabnya singkat-singkat saja seperti: Ya, Oke, Owh (sambil matanya ngelirik ke lain) itu menandakan gue sedang bad mood.</li>
<li>Gue selalu sakit saat menghadapi Ujian Akhir Sekolah (istilah keren dari Depdiknas entah beberapa taon lagi namanya mungkin akan diganti lagi) baik <abbr title="Sekolah Dasar">SD</abbr>, <abbr title="Sekolah Menengah Pertama">SMP</abbr>, dan <abbr title="Sekolah Menengah Atas">SMA</abbr>. Di SD, gue muntah-muntah tidak jelas entah sedang sakit apa yang pasti meriang dan anehnya lagi 1 setelah ujian berakhir sembuh sendiri. Di SMP, lambung dan usus masih sakit karna baru keluar dari rumah sakit Gara-garanya terlalu over minum salah satu produk minuman berkarbornasi terkenal. Selama 3 bulan, setiap harinya gue meminum 1 kaleng minuman berkarbonasi, dengan tujuan menguji bahwa minuman tersebut tidak mengganggu kesehatan. Sayangnya eksprimen ini tidak terdokumentasikan. Padahal bisa bikin geger klo diputer di Discovery Channel. Wakakakak. Di SMA, terkena flu dan batuk berdahak. Bukan saja gue yang terganggu dalam mengerjakan soal seisi kelas dan guru pengawas pun yang asyik ngobrol melotot ke arah gue. Untungnya gue ngga perlu menghadapi <abbr title="Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru">SPMB</abbr> karna diterima lewat jalur <abbr title="Penelusuran Minat dan Kemampuan">PMDK</abbr>. Andai saja gue terpaksa ikut SPMB, sedang struggle dengan sakit apalagi ya?</li>
<li>Pernah kesulitan untuk membaca. Padahal saat itu gue udah duduk di kelas 2 SD! Koq bisa naek kelas ya?! Orang tua dipanggil ke sekolah dan pulangnya terpaksa mendapatkan les private dadakan 1 hari penuh hanya untuk belajar membaca. Besoknya gue udah langsung bisa membaca. Gue jadi berpikir. Guenya yang tidak bisa menyerap pelajaran ato memang guru kelas 1 yach yang kurang memperhatikan sejauh mana muridnya menyerap pelajaran?!</li>
<li>Tidak suka memakai aksesoris macam gelang, kalung, bahkan jam tangan apalagi anting! Merasa gerah dengan benda-benda yang melekat, bukan berarti gue sering ngga telanjang ngga pake baju ato celana loh.</li>
<li>Punya penyakit jahil. Untungnya hanya dilakuin terhadap teman maupun sahabat, dan tidak tiap hari. Dari menyembunyikan buku PR teman yang harusnya dikumpulkan sampe merobek jadwal les tambahan di depan kelas yang bikin guru sejarah mencak-mencak. Kejahilan terakhir gue mungkin dialami salah satu bloger yang sampe saat ini dia sendiri tidak sadar telah gue jahilin (sengaja tidak bilang apa yang dijahilin).</li>
<li>Tidak suka ditanya hal-hal yang sudah diketahui ato baru saja ditanyakan. Ketauan banged tidak mendengarkan apa yang gue ucapkan.</li>
<li>Sulit sekali marah. Klo marah pun cuman sebentar saja. Tidak mengenakkan membuat orang lain merasa bersalah.</li>
<li>Suka maen tenis. Sayangnya hobi ini tidak lagi dilanjutkan sejak SMP karna Bapak sudah gantung raket. Sampe saat ini tidak menemukan seorang teman pun yang mempunyai hobi yang sama. Ada yang punya hobi maen tenis, ngga?</li>
<li>Takut ketinggian karna pernah jatuh dari pohon. Untungnya tidak sampe patah tapi membuat gue takut ketinggian. Tapi tidak takut naek pesawat malah sering mabok klo naek kapal laut.</li>
<li>Tidak suka makan kepiting. Gue ngga bisa mencium bau dari tubuh kepiting. Perut ini langsung bereaksi memuntahkan asam lambung.</li>
</ol>
<div>Itulah beberapa fakta-fakta yang sedikit gue ungkapin semoga kamu-kamu puaaaaaaaaaaaassssss <span style="text-decoration: line-through;">sebagai bahan ledekan nantinya</span> dan selanjutnya inilah mereka yang beruntung melanjutkan PR dari gue:</div>
<div>&#8230;</div>
<div>&#8230;</div>
<div>&#8230;</div>
<div>&#8230;</div>
<div>&#8230;</div>
<div>&#8230;</div>
<div>&#8230;</div>
<div>Ternyata gue sedang berbaik hati dan tidak ada yang harus mengerjakan <abbr title="Pekerjaan Rumah">PR lanjutan</abbr>. Ngapain juga harus ngerjain PR, Idul Fitri udah deket. Lebih baek bantu-bantu membersihkan rumah. </div>
<div>Selamat Hari Raya Idul Fitri, Mohon Maaf Lahir dan Batin.</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/09/26/10-facts-about-who-about-me/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>17</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What a difference a day with…</title>
		<link>http://anomali.net/2008/09/20/what-a-difference/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/09/20/what-a-difference/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2008 20:18:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dixcy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=591</guid>
		<description><![CDATA[ini cerita tentang seseorang di sana… ga tau apa yang salah… gw kenal ni anak jg ga sengaja awalnya si… dia cewek temen gw… gw belum pernah ketemu ma ni anak liat juga ga ge kepengen ketemu… suatu hari temen gw ‘ketahuan’ dan berantem penuh dengan caci maki yang anehnya gw tiba2 berada ditengah2 nah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ini cerita tentang seseorang di sana…</p>
<p>ga tau apa yang salah…<br />
gw kenal ni anak jg ga sengaja<span id="more-833"></span><br />
awalnya si… dia cewek temen gw…</p>
<p>gw belum pernah ketemu ma ni anak<br />
liat juga ga<br />
ge kepengen ketemu…</p>
<p>suatu hari temen gw ‘ketahuan’<br />
dan berantem penuh dengan caci maki<br />
yang anehnya gw tiba2 berada ditengah2</p>
<p>nah ni cew punya no gw karena dulu pernah hubungin lewat hp gw<br />
ga tau napa tiba2 aja ni anak curhat…<br />
gw yang ga tau masalahnya bingung…</p>
<p>mendadak ni anak sms terus…<br />
telpon…<br />
kayak minum obat…<br />
dengan bahan pembicaraan yang sama…</p>
<p>hari demi hari hal ini berlangsung…<br />
entahlah…<br />
sedikit demi sedikit mulai terlihat…</p>
<p>gw dah lihat wajahnya langsung…<br />
dengan bantuan teknologi 3G tentunya…<br />
kami melihat satu dengan yang lain</p>
<p>dia mendadak jadi bagian dalam malam2 gw<br />
menjadi temen bicara yang asik dengan video callnya<br />
dengan 7 kali &#8220;code’ tdrnya</p>
<p>entahlah…..<br />
banyak hal yang tak bisa kuhindari untuknya…<br />
ini adalah kesalahan yang tak pantas</p>
<p>kesalahan yang tak bisa ditolerir dengan logika<br />
kesalahan indah namun menjebak<br />
tidak banyak yang bisa dikatakan</p>
<p>hanya saja dia cukup menyenangkan bagiku<br />
dengan masa lalu yang sudah masing2 kami tau<br />
dengan kenangan yang tak bisa kami hindari</p>
<p>dunianya berbeda dengan duniaku<br />
masanya berbeda dengan masaku<br />
cerita pun beda dengan ceritaku</p>
<p>aku mulai ‘ketagihan’<br />
bukan ketagihan makan ataupun obat-obatan<br />
kehadirannya…</p>
<p>hidupku masih berjalan<br />
begitupun juga dia…<br />
hanya waktunya yang tak panjang di dunia…</p>
<p>dia memilih untuk menghentikan hidupnya…<br />
dia mulai berhenti berharap…<br />
dia tidak melanjutkan impiannya…</p>
<p>dia berhenti memperbaiki diri<br />
dia merasa hidupnya berhenti begitu saja…<br />
please…. lanjutkan hidupmu…</p>
<p>walau hanya sesaat saja<br />
teruskan senyum manismu…<br />
teruskan tingkah nakalmu itu…</p>
<p>semua lebih baik daripada ini…<br />
daripada keinginan parah ini…<br />
karena kau merasa tidak ada perbedaan</p>
<p>Hidupmu berarti…<br />
aku tau…<br />
kaupun tau…</p>
<p>selalu ada hari yang lebih baik dari hari ini<br />
selalu ada kehidupan yang lebih indah dari sekarang<br />
carilah segalanya…<br />
hidupkan duniamu……</p>
<p>kaupun tau aku ada…</p>
<p>to my friend…<br />
hidupmu masih panjang…<br />
please lanjutkanlah segalanya<br />
tak pantas melihatmu dalam kondisi itu…<br />
please…</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/09/20/what-a-difference/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Waktu Semakin Sempit</title>
		<link>http://anomali.net/2008/08/31/waktu-semakin-sempit/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/08/31/waktu-semakin-sempit/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Aug 2008 04:55:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dixcy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>
		<category><![CDATA[Poems]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=562</guid>
		<description><![CDATA[Semua sudah berubah&#8230; Perubahan yang kuhadapi menjadi semakin berat kurasa.. Keputusanku untuk maju dan mundur sudah menjadi indikasi akan semakin dewasanya aku Bertahun-tahun aku bergelut dengan kenyataan pahit akan pilihan hidup yang berat sudah diputuskan dengan singkat, tiap tahun, bulan dan hari aku hidup dalam sekam  kenyataan yang selalu menunggu untuk menyeruak keluar Aku sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semua sudah berubah&#8230;<br />
Perubahan yang kuhadapi menjadi semakin berat kurasa..<span id="more-832"></span> Keputusanku untuk maju dan mundur sudah menjadi indikasi akan semakin dewasanya aku</p>
<p>Bertahun-tahun aku bergelut dengan kenyataan pahit akan pilihan hidup yang berat sudah diputuskan dengan singkat, tiap tahun, bulan dan hari aku hidup dalam sekam  kenyataan yang selalu menunggu untuk menyeruak keluar</p>
<p>Aku sudah merasakan bagaimana pahitnya hidup, bagaimana kerasnya perasaan, bahkan aku pun sudah merasakan kehilangan&#8230;. Sungguh hidup dalam dunia sandiwara terkadang menyakitkan&#8230;</p>
<p>Bertahun aku hidup dalam bayangan akan ketakutan dan tekanan berat semua&#8230;<br />
Sejujurnya aku bukan lah takut&#8230;..<br />
Hanya tak sanggup saja&#8230;.</p>
<p>Aku sudah bermain&#8230; Dan pernah dipermainkan&#8230;&#8230;.<br />
Aku memaafkan walau kadang tak pernah dimaafkan&#8230; Dosa yang terlalu besar&#8230;.<br />
Namun aku tak pernah menjauh&#8230;. Aku tetap ada&#8230;.</p>
<p>Aku sudah melihat senyum tulus dan ikhlas&#8230; Walaupun tak suci&#8230;.<br />
Aku melihat dendam amarah membara&#8230; Aku tau itu sementara&#8230;.<br />
Aku lihat perbedaan dunia itu&#8230;..</p>
<p>Duniaku meluas&#8230;. Batasanku semakin jelas dan lebar&#8230;..<br />
Kenapa hidupku semakin menekanku&#8230; Makin berat&#8230;..<br />
Waktu yang kumiliki makin singkat&#8230;.</p>
<p>Aku rindukan masa itu&#8230;.. Masa dimana aku tak tau&#8230;..<br />
Masa dimana aku bebas dan berlari dengan gembira&#8230;..<br />
Saat aku tak pernah mengenal dunia saat ini..</p>
<p>Hemmmm&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Waktu semakin sempit saja&#8230;&#8230;.<br />
Aku harus pergi&#8230;&#8230; Menjalani kembali dunia saat ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/08/31/waktu-semakin-sempit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pagi biasa yang tak tampak Biasa</title>
		<link>http://anomali.net/2008/08/21/pagi-biasa-yang-tak-tampak-biasa/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/08/21/pagi-biasa-yang-tak-tampak-biasa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2008 01:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dixcy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Poems]]></category>
		<category><![CDATA[Daily Life]]></category>
		<category><![CDATA[pagi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=531</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini sama seperti pagi biasa, tak jauh berbeda dengan lainnya&#8230;. Bedanya aku dibangunkan oleh suara indah yang lama tak menyapa pagiku&#8230; Suara yang sempat menemani hariku selama beberapa minggu belakangan Aku tak tau kenapa, aku hanya tak ingin saja Pagi ini dia datang padaku&#8230; Mengajakku ketempat yang berbeda&#8230;. Memberikanku sesuatu yang berharga menurutku&#8230; Sungguh&#8230; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini sama seperti pagi biasa, tak jauh berbeda dengan lainnya&#8230;.<br />
Bedanya aku dibangunkan oleh suara indah yang lama tak menyapa pagiku<span id="more-831"></span>&#8230;<br />
Suara yang sempat menemani hariku selama beberapa minggu belakangan</p>
<p>Aku tak tau kenapa, aku hanya tak ingin saja<br />
Pagi ini dia datang padaku&#8230; Mengajakku ketempat yang berbeda&#8230;.<br />
Memberikanku sesuatu yang berharga menurutku&#8230;<br />
Sungguh&#8230; Kedatangannya pun sudah cukup bagiku&#8230;</p>
<p>Aku berbicara tanpa pernah menatap matanya&#8230;.<br />
Bukan karena takut atau bagaimana&#8230;&#8230;<br />
Bukan karena malu atau bagaimana&#8230;.<br />
Ada yang berbeda&#8230;..</p>
<p>Serasa ingin mati saja&#8230;.<br />
Mengungkapkan rasa yang ada ini<br />
Yang kutau ini bukan cinta&#8230;&#8230;<br />
Bukan pula rasa sayang&#8230;&#8230;&#8230;</p>
<p>Hanya rasa takut akan sesuatu yang aku tak tau<br />
Aku hanya berharap kau bisa menjadi apa yang kau mau<br />
Apa yang kau inginkan dan harapkan&#8230;<br />
Masamu hanya akan ada saat ini</p>
<p>Entahlah&#8230;&#8230;<br />
Kita tak bisa bersama lagi&#8230;.<br />
Namun aku tetap melihat dan menjagamu dengan  hati&#8230;<br />
Keep smile&#8230;&#8230;..</p>
<p>Toex orang yang tersesat akan langkahnya&#8230;<br />
Kembalilah ke duniamu yang indah ini&#8230;.<br />
Lupakan mimpi buruk yang kau jalani ini<br />
Cukup&#8230;.. Lepaskan saja&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/08/21/pagi-biasa-yang-tak-tampak-biasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Super Power</title>
		<link>http://anomali.net/2008/08/20/super-power/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/08/20/super-power/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 23:34:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dixcy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=529</guid>
		<description><![CDATA[Kita berbicara tentang aku pribadi yang tak pernah kuungkap. Pribadi yang kuselubungi dengan berbagai hal yang tak pasti. Pribadi yang menghilang namun akan selalu kembali menjadi apa yang semestinya. Aku bukan seorang yang benar bukan pula pribadi yang menjanjikan. Aku bukan pria jujur namun bukan dengan tujuan kulakukan semua. Aku orang yang selalu merasa tak beruntung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kita berbicara tentang aku pribadi yang tak pernah kuungkap. Pribadi yang kuselubungi dengan berbagai hal yang tak pasti. Pribadi yang menghilang namun akan selalu kembali menjadi apa yang semestinya.<span id="more-829"></span> Aku bukan seorang yang benar bukan pula pribadi yang menjanjikan. Aku bukan pria jujur namun bukan dengan tujuan kulakukan semua. Aku orang yang selalu merasa tak beruntung saat orang yang mendekat dan tahu bahwa yang kudapat adalah suatu anugerah. Aku bukan orang yang selalu menghargai, namun aku berusaha menilai apa yang terbaik bagiku. Aku suka akan hal besar yang mengiringku, namun terkadang meremehkan hal kecil yang senantiasa berada disampingku, hingga pada suatu saat aku meresakan hal kecilku menghilang.</p>
<p>Aku bukan orang yang pantas namun aku berusaha untuk menjadi lebih layak. Aku bukanlah orang yang sempurna karena topeng kehidupanku yang tak ada. Aku ingin jadi diriku ambisiku terlalu tinggi walau kusadari kemampuanku tak ada. Hasratku membumbung walau hanya sejengkal saja. Aku menyimpan segala hal yang tak berharga karena hal biasa itu merupakan anugerah padaku. Aku berusaha lebih baik dan makin baik tapi takkan pernah sempurna. Aku adalah misteri bagi diriku yang terkadang tak kupahami logika dan arahnya. Aku selalu menatap kedalam tampilan luar hanyalah ilusi saja wahana yang tak begitu indah. Aku mengagumi keindahan keindahan alami yang tak berdosa anugerah yang paling mulia.</p>
<p>Aku adalah orang yang sadar, sadar bahwa hal bodoh yang kujalani sia-sia, sadar bahwa hidupku masih terlalu lama untuk mati pada saat ini. Aku tak hargai diriku aku pergi dalam anganku sendiri. Aku sering terbangun dalam lamunku menatap duniaku yang luas namun sempit kurasa membiarkan diriku jatuh gila&#8230;.. Aku sadari aku hilang. Aku terkadang dibukakan mata tentang kehidupan yang lebih luas dimana pandangku tak hanya sekilas saja namun berputar dan kembali ketempat semula, perjalanan panjang yang tak kulihat dan kusadari itu ada. Aku terlalu serakah. Aku inginkan semua impiku terlalu tinggi. Aku tak pernah memandang suksesku adalah keberhasilan singkat yang kucapai untukku itu adalah hasil dedikasiku. Hasil dari keringat yang kucapai dengan deritaku.</p>
<p>Dalam diam aku bisa berpikir, dalam hening aku memandang, dalam gelap aku mendengar. Aku selalu ingin berubah dengan jalanku sendiri, dengan kakiku sendiri dengan gayaku sendiri. Aku tak mau kalah, aku adalah lambang dari keegoisan manusia. Aku tak mau hilang tanpa jejak. Aku akan berpikir keras menutupi bahkan merebut kembali bukan dengan jalan yang kasar maupun menghancurkan (self destruction) adalah tujuan utamaku. Kekejaman adalah niatku yang terdalam kekejian mungkin hasrat yang tak pernah terwujud, namun yang kutau aku bisa menjadi siapapun yang aku mau.</p>
<p>Aku bias, aku selalu yakin bisa kemampuanku, memang tak seberapa. Aku lah penguasa, aku lah raja. Ini bukan lagu lama hanya niat dan impiku yang kocoba wujudkan jadi nyata. Aku ingin segalanya aku tak ingin kaya&#8230;. Aku hanya ingin berkuasa&#8230;. Karena&#8230; Aku penguasa&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/08/20/super-power/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Malam Mingguan di Own Cafe</title>
		<link>http://anomali.net/2008/08/12/malam-mingguan-di-own-cafe/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/08/12/malam-mingguan-di-own-cafe/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Aug 2008 23:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dixcy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[Malam Mingguan di Own Cafe, Banjarmasin.    ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Malam Mingguan di Own Cafe, Banjarmasin.<span id="more-825"></span></p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://www.flickr.com/photos/annmolly21/2754319733/"><img style="border: 0px initial initial;" title="Dah Pada Susah Dikumpulin..." src="http://farm3.static.flickr.com/2377/2754319733_6121074e0e_m.jpg" border="0" alt="Dicky-2" width="240" height="180" /></a> </p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://www.flickr.com/photos/annmolly21/2754320523/"><img style="border: 0px initial initial;" title="Malam Minggu Ko Sama Kalian si..." src="http://farm4.static.flickr.com/3039/2754320523_0d7a04789e_m.jpg" border="0" alt="Dicky-3" width="240" height="180" /></a> </p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://blog.anomali.net/gallery/photo/2754320523/Dicky-3.html"></a><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://www.flickr.com/photos/annmolly21/2754321095/"><img style="border: 0px initial initial;" title="Maksudnya 2 itu pesan 2 ya bang..." src="http://farm4.static.flickr.com/3126/2754321095_51b9c50303_m.jpg" border="0" alt="Dicky-4" width="240" height="180" /></a></p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://blog.anomali.net/gallery/photo/2754321095/Dicky-4.html"></a><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://www.flickr.com/photos/annmolly21/2755153916/"><img style="border: 0px initial initial;" title="Own Cafe" src="http://farm4.static.flickr.com/3239/2755153916_e91bcd55d5_m.jpg" border="0" alt="Dicky-5" width="240" height="180" /></a></p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://blog.anomali.net/gallery/photo/2755153916/Dicky-5.html"></a><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://www.flickr.com/photos/annmolly21/2755154430/"><img style="border: 0px initial initial;" title="Mendadak Dangduters..." src="http://farm4.static.flickr.com/3135/2755154430_df3a29105c_m.jpg" border="0" alt="Dicky-6" width="240" height="180" /></a></p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://blog.anomali.net/gallery/photo/2755154430/Dicky-6.html"></a><a class="tt-flickr tt-flickr-Small" href="http://www.flickr.com/photos/annmolly21/2755155344/"><img style="border: 0px initial initial;" title="No No No... Not Me..." src="http://farm4.static.flickr.com/3192/2755155344_0ab75139b7_m.jpg" border="0" alt="Dicky-8" width="240" height="180" /></a></p>
<p><a class="tt-flickr tt-flickr-Square" href="http://blog.anomali.net/gallery/photo/2755154430/Dicky-6.html"></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/08/12/malam-mingguan-di-own-cafe/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>What a Wonderful World</title>
		<link>http://anomali.net/2008/08/10/what-a-wonderful-world/</link>
		<comments>http://anomali.net/2008/08/10/what-a-wonderful-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2008 07:13:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ari</dc:creator>
				<category><![CDATA[Daily Life]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anomali.net/?p=485</guid>
		<description><![CDATA[Sudah seminggu ini gw pergi ke pasar di pagi hari, semenjak memulai berwiraswasta (huohohoho….) dan berhubungan dengan para supplier bisnis gw itu yang semuanya ada di pasar, gw mesti rela meninggalkan kebiasaan gw untuk berlama-lama di tempat tidur di pagi hari. Pasar di pagi hari adalah dunia yang baru buat gw. Walo sudah sangat sering pergi ke [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah seminggu ini gw pergi ke pasar di pagi hari, semenjak memulai berwiraswasta (huohohoho….) dan berhubungan dengan para supplier bisnis gw itu yang semuanya ada di pasar,<span id="more-841"></span> gw mesti rela meninggalkan kebiasaan gw untuk berlama-lama di tempat tidur di pagi hari.</p>
<p>Pasar di pagi hari adalah dunia yang baru buat gw. Walo sudah sangat sering pergi ke pasar, tapi menjadi salah satu “makhluk pasar” yang bersibuk-sibuk ria di pagi hari itu adalah sesuatu yang “baru” buat gw, yup! Berinteraksi dengan makhluk pasar lainnya secara aktif itu sangat berbeda sense-nya dengan berada di posisi “makhluk pasar pasif” yang hadir dengan tujuan membawakan belanjaan nyokap ato kakak gw yang dengan tega merenggut kebahagian di hari libur demi berbecek2 ria menemani mereka sebagai “kuli” disaat mereka menghamburkan uang tanpa emosi. Huaaa!!!!</p>
<p>Gw mengenal banyak orang baru di sini!!!! Berinteraksi secara spotan dengan mereka setiap hari dan menambah list orang yang dikategoriin “kenalan”! Dalam seminggu ini gw nambahin list itu dengan banyak nama!!!</p>
<p>Kenalan gw yang pertama adalah gank-banci-pengupas-kelapa, hemmm….waktu pertama kali ngliat tongkrongan mereka di salah satu gang sempit nan becek di pasar, gw berasumsi mereka adalah para triad-pasar-sadis yang ga bakal punya rasa segan buat memutilasi orang-orang yang tersangkut masalah ma mereka, kebiasan mereka selalu membawa parang kecil yang tajamnya bisa di pake buat cukuran itu, membuat gw ngerasa asumsi gw itu sangat relevan. Sumpah, gw ga mau dekat-dekat dengan mereka, walo pun ketua gank nya terlihat sangat kemayu dan berindikasi kekurangan hormon testosteron.</p>
<p>Tapi nasib gw berkata lain, berhubung gw ngebutuhin kelapa yang sudah di parut setiap harinya biar bisnis gw bisa berjalan lancar, akhirnya mau ga mau gw harus berinteraksi dengan gank triad itu, kenapa? Karena mereka yang jual kelapa paling murah di pasar itu!!! Ukh!!! Akhirnya dengan hati yang was-was dan berbau kecut gw memberanikan diri mendekati mereka, dan tahukah kawan? Ternyata gank triad itu sangat berbeda dengan asumsi gw sebelumnya, wow, mereka orang-orang yang ramah dan punya hobi bermain bulu tangkis! Wow, sangat-sangat Indonesia sekali. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah hidup gw, sifat homophobic gw ga keluar-keluar bgt waktu berinteraksi dengan banci! Berbeda sekali dengan sikap gw ma banci-banci salon! (gw pikir itu karena banci-pengupas-kelapa ini ga nyentuh gw sama sekali waktu berinterksi dengan dia, ato karena parang-kecil-setajam-cakar wolferine yang dia bawa…). Orang-orang hebat yang baru gw kenal! Mengherankan memikirkan mereka-mereka yang sudah mulai beraktivitas pada jam 2 pagi disaat gw baru mo ngmulai tidur nyenyak gw.</p>
<p>Ibu yang jual nangka di sebelah ibu yang jual kopi tubruk itu (mereka ini adalah makhluk paling modis dagangannya di pasar, tertata dengan sangat elegan dan rapi! Gw rasa bakal lebih manis kalo mereka nambahin kertas krip warna warni untuk menghias meja kecilnya, hehe….).</p>
<p>Pasangan romantis penjual kentang, hemm…. gw pengen kalo dah merit ntar jadi kaya mereka itu, bahu membahu mencari nafkah dan terlihat sangat bahagia.</p>
<p>Gank acil tapai dan keroco-keroconya (antara lain : acil pisang, acil daun, acil kue 41 macam, acil bejual kembang, dll), gw rasa mereka adalah para konspirator yang mengendalikan pasar dari dunia bawah tanah!!!!! Gw yakin di bawah meja si acil tapai ada jalan masuk berupa lorong ke tempat pertemuan mereka&#8230;</p>
<p>Mbak jualan nasi-ikan teri.</p>
<p>O’om jualan tepung</p>
<p>Tante jualan telor&#8230;</p>
<p>Banyak lagi yang lain….</p>
<p>Yang walo gw ga tau nama meraka, dan yakin mereka juga ga tau siapa gw, tapi selalu ramah (dengan caranya, ramahnya si pasangan romantis penjual kentang sangat berbeda loh dengan ramah rada jutek si acil tapai, tapi keduanya sama, tulus bgt!!!).</p>
<p>Banyak hal baru yang gw pelajarin setelah seminggu jadi makhluk pasar aktif! Seperti mandi bukanlah hal wajib yang mesti dilakuin sebelum kepasar, apa lagi memakai minyak wangi. Percaya deh! Sesegar dan serapi apa pun waktu lo pergi ke pasar, pasti pulang dalam keadaan lecek, kumal, dan bau, hohooho. Yakin lah, lo juga ga bakal mau peristiwa “axe effect” yang sperti di iklan tivi itu kejadian di pasar kaya gini. Hoahahahaa!</p>
<p>Trus pelajaran kedua yang gw dapat adalah jangan sekali2 pake celana panjang dan alas kaki terbaik lo kalo ke pasar! Siapa yang mau celana dan sepatu terbaiknya belepotan Lumpur!?</p>
<p>Dan pelajaran terbaik yang dikasih pasar ma gw adalah, menyapa dan tersenyum!!!!!</p>
<p>Gw ga pernah menyadari bersosialisasi itu sangat menyenangkan, gw menyapa, gw tersenyum, gw ngobrol dengan orang-orang asing yang g gw kenal, ato baru kenal tapi ga tau namanya, itu menyenangkan teman!</p>
<p>Bersosialisasi, melepaskan head set yang mengasingkan diri gw dari dunia adalah hal yang luar biasa…..</p>
<p>I see friends shaking hands&#8230;..saying&#8230; how do you do</p>
<p>They&#8217;re really saying&#8230;&#8230; i love you. I think to my self……… what a wonderful world.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anomali.net/2008/08/10/what-a-wonderful-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
