Instalasi 5 Menit Wordpress di PC

July 8, 2008

Wordpress saat ini menjadi skrip penerbitan online yang paling diminati oleh jutaan pengguna internet di dunia. Tanpa kamu sadari banyak web designer terkemuka yang sebenarnya situsnya berbasiskan WP dan menawarkan kepada klien mereka skrip tersebut sebagai pilihan utama. Para web designer itu tidak langsung menginstall skrip tersebut di server online, akan tetapi mengujicobakan tema, plugin, dan kustomasi lainnya di kompie mereka terlebih dahulu sebelum benar-benar ditransfer ke server online di internet.

Instalasi WP terbilang mudah dan hanya membutuhkan waktu 5 menit saja! So, jika kamu ingin memulai menggunakan WP sebagai platform ngeblog kamu ato ya sekedar bikin blog untuk dibaca sendiri, bisa menyimak tutorial berikut.

Persiapan:

  1. WampServer. Guna agar kita dapat menjalankan server sendiri di kompie kita. Paket tersebut sudah lengkap terdiri dari: PHP, Apache, dan MySQL. Semua syarat untuk menjalankan WP sudah tersedia di aplikasi tersebut. Adapula aplikasi bernama XAMMP. Tapi untuk pemula cukuplah menggunakan WampServer karena alasan lebih praktis dan mudah dipahami.
  2. Wordpress.

Langkah-langkah instalasi adalah sebagai berikut:

  1. Install WampServer kemudian jalankan. Perhatikan taskbar kamu. Ada ikon WampServer mirip spedometer yang bergerak dari merah, kuning, kemudian jadi putih. Apabila berwarna putih berarti semua layanan di WampServer telah berhasil dijalankan. Tapi apabila merah atau kuning, berarti ada yang menghalangi layanan untuk dijalankan. Biasanya aplikasi yang berjalan di port 80 (misalkan: Skype) akan menghambat layanan Apache di dijalankan. Lihat gambar #1.
  2. Klik kiri ikon tersebut, pilih “www directory”. Ekstrak Wordpress yang telah dikompresi di folder tersebut. Lihat gambar #2.
  3. Kembali ke taskbar. klik kiri ikon WampServer, dan klik “phpMyAdmin”. Di jendela browser phpMyAdmin pada isian “Create New Database”, isilah “wordpress” kemudian klik tombol “Create”. Database ini yang menyimpan seluruh data post, komentar, kategori, dan semua pengaturan WP kamu nantinya. Lihat gambar #3.
  4. Buka browser ketikkan “localhost”. Lihat pada bagian “Project”. Kamu bisa melihat folder “wordpress”. Klik folder tersebut yang akan mengarahkan ke halaman “Wordpress Error”. Acuhkan pesan tersebut itu adalah awal dari instalasi WP. Klik “Create Configuratin File”. Lihat gambar #4. Lihat gambar #5.
  5. Pada pengaturan Database. Isilah Database Name: wordpress, User Name: root, Password: (dikosongkan), Database Host: Localhost, dan Table Prefix: wp_. Klik tombol “Submit” dan pada jendela berikutnya klik tombol “Run the install”. Lihat gambar #6.
  6. Di jendela selanjutnya kamu diminta untuk mengisi judul blog dan alamat email. Silahkan isi terserah saja. Klik tombol “Install Wordpress” dan selamat kamu telah berhasil menginstalasi WP di PC kamu. Jangan lupa mengcopy password sementara yang tertera yang nantinya harus kamu rubah sendiri dengan password kamu. Klik tombol “Log in”. Lihat gambar #7.
  7. Masuklah dengan username dan password yang disediakan tadi. Di dashboard, klik admin yang ada di pojok kanan atas untuk merubah profil dan tentunya password kamu. Lihat gambar #8.
  8. Klik “Visit Site” untuk melihat bagaimana tampilan depan blog kamu. Sekarang kamu bisa mengakses blog tersebut yang beralamatkan di http://localhost/wordpress. Untuk masuk sebagai admin lewat alamat http://localhost/wordpress/wp-login.php atau http://localhost/wordpress/wp-admin. Lihat gambar #9.

Setiap kali kamu ingin mengkases WP kamu harus menjalankan WampServer terlebih dahulu. Jika tidak, kamu tidak akan bisa mengakses blog kamu tersebut. Mulailah bereksprimen seperti menambah tema ataupun plugin yang tersimpan di folder www/wordpress/wp-content. Kami tunggu kehadiran blog kamu di dunia maya.

ilamonaPosted by ilamona
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

11 responses so far!

  • atrixNo Gravatar July 9, 2008

    hehe, q pake yg xampp di laptop, sama aj sih simpelnya .. hehe ;)

  • RiyogartaNo Gravatar July 9, 2008

    Nah, tapi hati-hati jika di developnya di lingkungan Windows. Perhatikan penggunaan huruf besar & kecil dalam penulisan folder tempat image atau scritp lainnya. Sering terjadi di lingkungan Windows jalan normal tetapi ketika di upload ke hosting berbasis Linux menjadi tidak jalan akibat hal-hal sepeti ini :)

  • EckoNo Gravatar July 9, 2008

    hehe, nice tutorial here :)

    saya pake Uniform Server.
    pentingnya install ini di lokal :
    1. buat latihan programming / oprek WP
    2. latihan skinning :)

  • aLeNo Gravatar July 9, 2008

    yeah,
    aLe juga pake wamp 8)

  • henditoNo Gravatar July 9, 2008

    pake fantastico malah lebih kencang … bisa beberapa CMS dalam beberapa klik

  • quelopiNo Gravatar July 10, 2008

    bagi saya uniform server lebih praktis, sangat praktis. Cuman satu klik doang, MySQL dan apache sudah jalan dan pengelolaan db nya pun nggak repot-repot amat. namunn ini semua tergantung orang ne. He he he

    Wah… bicara soal localhost saya terkadang ada masalah nih sama bnagian “pluggable” bener yah gitu tulisannya. Terkadang ada masalah dibagian sana.

    Jadi pusing harus bagaimana

  • Adam Sundana WeBlogNo Gravatar July 10, 2008

    i love wordpress

  • RosyidiNo Gravatar July 12, 2008

    Kalo XAMPP agak mbulet menurutku. Lebih gampang pake Appserv. Tapi sayang Appserv gak bisa buat Magento =(

  • waterbommNo Gravatar July 16, 2008

    kalo saya pake appserv :D
    soal server tergantung selera hihi

  • minanubeNo Gravatar July 21, 2008

    kalo saya install satu2 :pff: :pff: untuk di lokal
    kalo untuk server ya fantastico tinggal klik2 langsung bisa pakai

  • ObTaimbitrubomNo Gravatar August 3, 2008

    Very nice!!

Leave a Comment

:p 8) :lol: =( :8 ;) :(( :o: :[ :) :D :-| :-[) :bloody: :cool: :choler: :love: :oups: :aie: :beurk: :canny: :go: :miam: :neo: :ueue: :nose: :oh: :oups2: :prud: :yo: :sadd: :bloody2: :cache: :rose: :spd: :dream: :sure: :yes: :sweat: :kiss: :creve: :what: :pff: :hm: :bobo: :aie2: :aie3: :ciao: :dribble: :gene: