Jujur niicch?(diucapkan melalui backsound seorang anak kecil yang masih polos), itu kata-kata yang paling gue inget dari iklan ini. Ini menjadi jawaban, buat iklan operator GSM baru 3 (baca: three) yang ngeluarin iklan versi Bohong Itu Dosa. Ngga cuma 3 aja yang marketing promonya diledek habis-habisan tapi produk pesaing seperti: Simpati (T-sel), Mentari (Indosat), bebas (XL), Fren (Mobile-8) ikut-ikutan diledek, tapi koq Flexi Trendy (Telkom) ngga diledek yach?!
Sejak awal, Esia emang udah terkenal, out of the box, bikin iklan yang beda. Tentu kita masih inget dan masih dipertahankan sampe sekarang, gimana Esia mempopulerkan istilah ?talktime? dan memerangi istilah ?pulsa?. Pada iklan Esia versi RINGGO ini (dibikin 2 versi), menggambarkan gimana segmen entry-level dari pengguna ponsel begitu bingungnya memilih kartu prabayar dengan berbagai iming-iming tarif yang murah oleh operator. Di akhir cerita, tentu saja ujung-ujungnya Esia menjadi pilihan si talent karna tarifnya paling murah.
Sebagai pengguna salah operator yang diledek, yach miris juga sich liat neh iklan. Bagaimana ngga?! Iklan in khan hampir wara-wiri tiap hari di teve nasional, udah berhasil bikin gue berpikir pindah ke Esia, tapi apa daya? jaringan Esia masih terbatas Jabodetabek dan Bandung, bo! Pengguna ponsel di daerah cuman bisa gigit jari, ngga bisa nyobain nich produk. Gue juga masih inget saat Esia ngeluarin iklan versi Pulau-Pulau Di Indonesia, yang bikin banyak orang di kota yang belum dilayani Esia, berpikir klo Esia udah ada dipelosok negeri ini. Eh, padahal maksud dari iklan itu cuma mo menyampein klo Esia udah dapet ijin buat bikin jaringan di seluruh Indonesia.
Selain itu, melihat banyaknya iklan operator seluler di teve tentang skema tarif yang berbeda antar operator, koq rasa pelanggan seperti ditipu, kita ngga pernah tau berapa cost yang dikeluarin operator sebenarnya untuk setiap percakapan, transfer data oleh pelanggan? Belon lagi katanya sech di Indonesia tarif selulernya termasuk yang paling mahal di dunia?! Nah lo!
Reaksi keras datang dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI) yang minta iklan ini direvisi. Sebab dirasa kurang etis, provokatif, frontal dan bisa menyebabkan saling balas dari antar operator. Ah, santai aja man. Mo bilang jujur koq, ditegur.
pokoknya iklan yang ditayangkan di TV itu kadang tidak sesuai dengan kenyataan. Omong ja, bilangnya ‘murah’, tp pada kenyataannya tidak begtu.emank sich murah, tp nggak bisa telp kemana-mana. Bisanya cuma ke sesama dia aja, telp kerumah aja nggak bisa, setiap kali di tanyain ke operator coustumer servisnya, kapan ….(salah satu operator cdma yang baru masuk banjarmasin) bisa telpon ke semua operator baik GSM or CDMA, apa lagi telpon rumah. Pasti jawabannya bulan depan mungkin. Sebel janji2 melulu, makanya kita jangan cepat temakan iklan ja. 
pasti ini tentang kasus starone belom punya perjanjian interkoneksi ke fixed-line punya telkom. Iya, banyak yang komplain tuh, pe ar (PR)-nya kebanyakan janji di acara selamat pagi indosat di smartfm (tiap minggu) selalu bilang bulan depan mungkin bulan depan. 
Di sisi laen, untuk koneksi data (inet) pake starone di bjm mah seperti naik mobil di jalan tol wuss..wusss… cepet banget (dibanding dialup) bisa nyampe 150-ankbps & ndak ada putusnya, karna pelanggan yang nelpon & make starone masih dikit di bjm. 
Sayangnya belum masuk Surabaya 
Dan sepertinya iklan Telkom Flexi yang versi jam rusak itu jadi balasan yang paling menohok buat Esia yah?
BTW, terkait Esia bisa coba dilihat pengalaman buruk penggunanya di sini:
http://wadehel.wordpress.com/2006/12/02/esia-yang-murahan/ :-p
blom prh liat iklan versi jam rusak, saya lbh aware dg iklan flexi versi fakta 3 menit.
bagus lah iklanya…tenang aje saya dukung…klo iklan di indonesia terus dibatasi,berarti ngebatasi ide kreative2 yang kita miliki dunk….
soalnya gw ide-idenya jorok dan sedikit naklal…heheheh..
klo dibatasi mah ntar iklanya git5ugitu ajeh…anak iklan itu bebeas…berekspresi… kabul…
[...] terkait : Telkomsel, Indosat, XL dan Esia. Sebagian gambar diambil tanpa izin dari Bramrider dan Afif dan sebagian lagi anonim saya dapet dari milis ke milis. Saya minta maaf kalau postingan ini [...]